Sabtu, 09 Januari 2010

cinta batik indonesia

Bukan sekarang saja batik Indonesia berkembang sangat pesat. Gerakan mempromosikan salah satu produk asli buatan Indonesia dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia ini sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, terutama setelah memasuki tahun 2000-an. Namun, upaya itu selalu saja terbentur akan kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk mencintai batik Indonesia.
Baru di tahun 2005 bangsa Indonesia merasa kebakaran jenggot setelah sebelumnya Negara tetangga kita Malaysia tiba-tiba dengan lantang mengklaim telah mematenkan batik buatannya dan bahkan mereka berani mengatakan bahwa negaranyalah yang pertama kali membuat batik.
Sungguh sangat miris ditelinga masyarakat Indonesia jika mendengar hal yang semacam itu. Betapa tidak, produk buatan nenek moyang kita dengan mudahnya dicuri, dibajak, dijiplak dan diakui sebagai batik buatan Negara mereka.
Berbagai upaya dan tindakan pun dengan gencarnya dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan protes terhadap mentri pariwisata dan kebudayaan yang dianggap telah lalai dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Negara Indonesia.
Akhirnya pada tanggal 2 oktober 2009 ditetapkanlah sebagai hari batik nasional karena Indonesia telah berhasil mematenkan batiknya. Sungguh sangat ironis harus berapa banyak lagikah kekayaan budaya Negara kita ini dengan mudahnya diakui Negara lain setelah reog ponorogo, lagu rasa sayange, dan alat musik angklung dengan suksesnya dibajak Negara tetangga? Apakah kita tidak malu, keledai saja tidak akan terjatuh ke lubang yang sama !!!!!! Read More...